Kamis, 14 Februari 2013

WASPADA CURANMOR MENGINTAI ADZKIA

Ilustrasi Curanmor

Rabu sore (13/2) salah seorang guru SDIT Adzkia Mekkah, Yulia Nengsih, mendapat kemalangan, motor Yamaha Mio yang diparkir di depan mushalla Ar-Rahmah raib. Kabar hilangnya motor ini membuat terkejut warga sekolah, pasalnya kasus ini baru sekali ini terjadi di lingkungan Adzkia.

Di dalam rapat yayasan bersama pimpinan unit, Ustadz Darman, Kepala SDIT Adzkia Mekkah mengutarakan ke forum. Semua yang hadir terkejut. Ia menanyakan apakah ada semacam asuransi pengganti dari yayasan?

Pihak yayasan bersama forum menganjurkan agar mengklaim motor itu kepada pihak leasing yang memberikan kredit. Mengenai masalah administrasi akan ditanggung oleh pihak yayasan. Begitu imbuhnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kredit motor itu tinggal 2 bulan lagi. Bisa diklaim oleh pihak leasing yang memberikan kredit, nantinya akan diganti dengan motor baru tapi dengan syarat mulai lagi membayarkan kredit dari awal dengan dipotong sisa angsuran yang 2 bulan itu.

Untuk kasus pencurian sepeda motor, memang baru kali ini terjadi di Adzkia, hal ini menuntut semua pihak harus waspada. Sedangkan kasus lain seperti pencurian laptop, uang, dan barang berharga lain sudah sering terjadi, namun hilangnya sepeda motor kali ini cukup mengejutkan. Hal ini mengingatkan agar kita Berhati-hati dengan mulai maraknya pencurian. Parkirlah motor dengan menggunakan kunci ganda.

Berikut ini penulis sajikan tips aman dari curanmor, yang diambil dari, http://www.jgmotor.co.id/artikel/tips-menghindari-curanmor/

1. Parkir di Tempat Parkir Resmi dan Aman

Usahakan untuk selalu parkir di tempat parkir profesional dengan tingkat pengawasan dan keamanan yang tinggi. Pilihlah lahan parkir yang selalu memeriksa STNK ketika akan meninggalkan tempat parkir, ada tiket bukti parkir, ada kamera pengawas CCTV dan banyak petugas keamanan yang menjaga di sekitar tempat parkir.

2. Amankan Barang Berharga Bawaan Anda

Hati-hati pula terhadap barang-barang berharga yang anda bawa. Jika ada tempat penitipan helm dan jaket segera titipkan di tempat tersebut. Jika khawatir dengan tempat penitipan, bisa pasang kotak atau box motor di belakang sepeda motor anda untuk menyimpan barang seperti helm, berkas, jaket,  jas hujan, alat mekanik, payung, senter, air minum, baju ganti, dan lain sebagainya. Untuk surat berharga seperti STNK harap anda bawa kemanapun anda pergi, simpan di dompet dan di saku yang aman.

3. Berikan Tambahan Kunci Pengaman Pada Motor

Kuncilah motor dengan kunci-kunci tambahan yang berbeda jenisnya. Contohnya seperti kunci roda, kunci setang rahasia, alarm, gembok, rantai, kunci disc cakram, dan lain sebagainya. Bila perlu parkir di samping tiang atau pohon lalu lilitkan rantai bersama tiang atau pohon tersebut.

4. Terus Awasi Motor

Jika memarkir kendaraan di depan rumah, baik rumah sendiri atau rumah orang lain. Atau parkir di tempat umum seperti mini market, sekolah, warung, warnet, wartel, dan lain sebagainya, sebaiknya terus awasi motor anda. Parkirlah di tempat yang terlihat dari dalam rumah, serta pasang mata dan telinga anda dan jangan sampai lalai karena pencuri sepeda motor hanya butuh kurang lebih setengah menit untuk menggasak motor kesayangan anda.

5. Hati-Hati dengan Mobil Boks, Pickup dan Truk yang Mencurigakan

Waspadai jenis mobil-mobil tersebut yang parkir di samping atau sekitar parkir motor anda. Pencuri sepeda montor dapat dengan cepat menggotong motor anda dan kemudian membawanya pergi dari anda untuk selama-lamanya.

6. Mengurangi Perhatian Pencuri

Motor yang terlihat bagus, baru dan berdaya jual tinggi dengan sistem pengamanan yang kurang, tentu sangat disukai oleh pelaku curanmor. Motor yang sudah kelihatan jelek atau biasa saja dengan pengamanan yang cukup dan bila dijual harganya murah termasuk jenis motor yang cukup aman dari pencurian motor. Motor modifikasi yang aneh dan unik juga kurang menarik minat orang yang mau mencuri motor kita. Alasan ini termasuk langkah agar pencuri enggan mencurinya,  karena terlalu menarik perhatian orang banyak di sekitar tempat parkir.

7. Membina Hubungan Baik Dengan Petugas Parkir Maupun Tetangga

Untuk lebih aman, jika anda parkir di tempat yang rutin atau sering,  misalnya di kampus, kantor, rumah, mini market, warung, dan lain sebagainya anda dapat dengan perlahan membina hubungan baik dengan orang di sekitarnya. Jika ada waktu ajak petugas parkir ngobrol, nongkrong, dan sebagainya. Apabila mempunyai uang lebih kita bisa kasih uang rokok ke petugas parkir tersebut. Tujuannya adalah agar tukang parkir menjadi kenal dengan kita dan otomatis kenal dengan motor yang kita pakai. Jika motor kita diusili orang maka dengan cepat tukang parkir akan menyadari dan menindak lanjutinya dengan tegas.
Semoga tips singkat ini bermanfaat dan kita terhindar dari kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang kian marak seiring dengan kondisi ekonomi yang semakin sulit.
Sumber : motodream (edited)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GURU KREATIF

GURU KREATIF Oleh : Husni S, Ag.  S enin   11 Rabi’ul Akhir 1441 H,   bertepatan dengan 9 Desember 2019, merupaka...